Mengapa Perusahaan Enterprise Jadi Target Utama Serangan Siber?
- Khaira Ulfia Sabil
- Nov 19, 2025
- 3 min read
Perusahaan enterprise dengan aset digital bernilai tinggi semakin sering menjadi target utama serangan siber oleh kelompok peretas profesional. Berbeda dengan bisnis kecil, perusahaan besar menyimpan data sensitif dalam jumlah masif, memiliki sistem keuangan yang kompleks, dan mengelola informasi pelanggan yang bernilai jutaan hingga miliaran rupiah. Inilah yang membuat mereka sangat menarik bagi pelaku kejahatan siber yang mencari keuntungan maksimal.
Mengapa Perusahaan Enterprise Menjadi Target Utama Serangan Siber?
Ada beberapa alasan mengapa penyerang lebih memilih target utama serangan siber adalah perusahaan berskala besar dibandingkan organisasi kecil:
Nilai Data yang Sangat Tinggi
Perusahaan enterprise menyimpan data kritis seperti informasi keuangan, data pelanggan, rahasia dagang, dan properti intelektual. Satu kali peretasan bisa menghasilkan jutaan data yang dapat dijual di dark web atau digunakan untuk pemerasan.
Kemampuan Membayar Tebusan Lebih Besar
Dalam serangan ransomware, peretas tahu bahwa perusahaan besar memiliki anggaran lebih untuk membayar tebusan demi menghindari downtime operasional yang merugikan. Beberapa kasus ransomware di perusahaan enterprise bahkan mencapai nilai tebusan miliaran rupiah.
Sistem yang Kompleks Menciptakan Celah Keamanan
Semakin besar perusahaan, semakin kompleks infrastruktur IT-nya. Banyaknya sistem legacy, aplikasi third-party, dan integrasi antar departemen menciptakan berbagai celah yang bisa dieksploitasi jika tidak dikelola dengan baik.
Dampak Serangan yang Lebih Luas
Ketika perusahaan besar diserang, dampaknya tidak hanya pada internal perusahaan tetapi juga pada mitra bisnis, vendor, dan bahkan pelanggan. Ini membuat serangan menjadi lebih "berharga" bagi penyerang yang ingin menciptakan chaos atau mencari publisitas.
Rantai Pasokan yang Rentan
Perusahaan enterprise memiliki banyak vendor dan mitra yang terhubung ke sistem mereka. Penyerang bisa masuk melalui celah keamanan di salah satu vendor (supply chain attack) untuk kemudian menyusup ke sistem perusahaan utama.
Jenis Serangan yang Sering Menargetkan Perusahaan Enterprise
Ransomware
Serangan yang mengenkripsi seluruh sistem dan data perusahaan, meminta tebusan untuk mengembalikan akses. Downtime yang diakibatkan bisa merugikan miliaran rupiah per hari.
Advanced Persistent Threat (APT)
Serangan jangka panjang yang dilakukan secara diam-diam untuk mencuri data sensitif atau melakukan spionase industri. Sering kali pelakunya adalah kelompok yang disponsori negara.
Phishing dan Social Engineering
Email atau pesan palsu yang menargetkan karyawan level eksekutif (CEO, CFO) untuk mencuri kredensial atau mengakses sistem keuangan perusahaan.
DDoS Attack
Serangan yang membanjiri server perusahaan dengan traffic berlebihan hingga sistem down dan tidak bisa diakses pelanggan, merugikan reputasi dan revenue.
Supply Chain Attack
Menyusup melalui vendor atau partner bisnis yang memiliki akses ke sistem perusahaan, kemudian menyebar ke seluruh jaringan internal.
Tanda-Tanda Perusahaan Anda Menjadi Target Utama Serangan Siber
Aktivitas login mencurigakan dari lokasi atau waktu yang tidak biasa
Peningkatan traffic jaringan yang tidak wajar atau tidak dapat dijelaskan
Sistem berjalan lambat tanpa alasan yang jelas, bisa jadi ada malware yang berjalan di background
Email phishing yang meningkat menargetkan karyawan, terutama level eksekutif
File atau data yang terenkripsi secara tiba-tiba tanpa izin
Perubahan konfigurasi sistem yang tidak dilakukan oleh tim IT internal
Langkah Melindungi Perusahaan Enterprise dari Menjadi Target Utama Serangan Siber
Implementasi Zero Trust Security
Security Assessment Berkala
Segmentasi Jaringan
Multi-Factor Authentication (MFA)
Security Awareness Training
Backup dan Disaster Recovery Plan
Monitoring dan Detection 24/7
Supply Chain Security
Kesimpulan
Perusahaan enterprise memang menjadi target utama serangan siber karena nilai aset digital yang dimiliki, kemampuan finansial untuk membayar tebusan, dan kompleksitas sistem yang menciptakan banyak celah keamanan. Meta Wangsa Solusi dapat membantu perusahaan enterprise membangun sistem pertahanan berlapis untuk mengurangi risiko menjadi target utama serangan siber, dari security assessment, infrastructure hardening, hingga incident response planning.
📩 Hubungi tim MWS disini atau melalui email relation@meta-solusi.co.id untuk mendapatkan konsultasi gratis.



